Unit penjualan
rekening merupakan unit jasa yang dalam hal ini sangat ditentukan oleh
pelayanan dan pelayanan yang bisa membuat konsumen puas. Seperti kita ketahui
bahwa jasa penjualan rekening bekerjasama dengan Puskud sebagai penjamin dan Bank
Bukopin sebagai mitra kerja.
Tujuan
a. Memudahkan pembayaran rekening listrik.
b. Meningkatkan pendapatan.
Sasaran Pencapaian
Pelanggan P L N
Pelanggan P L N
Program Kegiatan
a. Menjual rekening listrik pada pelanggan.
b. Menginventarisir keluhan pelanggan.
c. Mengadakan Promosi-promosi.
d. Tertib administrasi dan laporan.
Kami sajikan analisa usaha Jasa Penjualan Rekening Listrik sebagai berikut :
Asumsi-asumsi :
1. Penjualan Rekening
(2.000
lbr/bln……..> 24.000 lbr/tahun )
2. Fee Reekening per Lembar (Rp 900/lbr)
3. Biaya Operasional (Rp.100
/ lbr)
4. Biaya Promosi (Rp.100
/ lbr)
Rencana Pendapatan :
Fee Penjualan Rekening 2.000 lbr x 12 bln x Rp 900,- Rp 21.600.000,-
Rencana Biaya-biaya :
· Biaya Operasional dan Administrasi 24.000
x Rp 100 Rp 2.400.000,-
· Biaya Hr Karyawan Rp
390.000,- x 12 bln Rp 4.680.000,-
· Biaya promosi 24.000lbr
x Rp 100 Rp 2.400.000,-
· Jumlah
Biaya-biaya Rp 9.480.000,-
Jadi Rencana SHU tahun 2014 unit
Penjualan Rek Listrik
Rp 12.120.000,-
Dengan adanya peluang Unit pelayanan Jasa ini KUD
bisa memperbesar pendapatan dengan memperluas lokasi penjualan rekening listrik
atau membuka otlet pelayanan dibeberapa tempat dan hal ini kita bisa lakukan
dengan terlebih dahulu mengadakan analisa pasar dan peluang yang akan kita
dapatkan dan yang jelas ada persetujuan dari anggota.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar