Kamis, 12 Februari 2015

TEBU RAKYAT

BIDANG USAHA
Tebu Rakyat

-Unit Usaha Tebu Rakyat KUD "BULUSAE"- 

Unit usaha tebu kemitraan merupakan unit unggulan di KUD “BULUSAE” sehingga memerlukan pengelolahan yang professional karena unit ini memberikan kontribusi yang sangat besar untuk kelangsungan dari KUD untuk masa yang akan datang.

 Tujuan
a.    Meningkatkan pendapat-an Petani TR Kemitraan.
b.    Meningkatkan pendapatan KUD.

Sasaran Pencapaian
a.    Petani mampu membiayai sendiri areal tebu yang dikelola.
b.    Petani TRK sadar akan hak dan kewajibannya.

Program Kegiatan
a.    Menyalurkan kredit TR sesuai kebutuhan dengan tertib administrasi dengan Kartu Kredit.
b.    Membuat RDK/RDKK untuk mengajukan kredit KKP-TR Kemitraan MT.2011/2012
c.    Menekankan pada petani TR dalam mengolah lahannya sesuai petunjuk teknis.
d.   Pelayanan pendapatan petani TR memakai sistim bagi hasil (SBH).
e.    Pabrik Gula yang menjadi mitra KUD sebagai berikut :
1.    PG. Jatiroto
2.    PG. Semboro
3.    Pengiriman tebu ke PG di luar mitra apabila dipandang perlu harus berdasarkan keputusan rapat bersama

Dalam analisa kami untuk menjalankan unit ini terlebih dahulu kita tentukan asumsi - asumsi diantaranya kita tentukan :
1.    Luas lahan /areal 230 ha dengan asumsi produksi 900 Kw/ha (207.000 kwt)
2.    Jasa Administrasi Rp.125,-  dan Biaya Administrasi Rp.75,-/kwt
3.    Biaya kelancaran usaha/taktis Rp.150,-/kwt
4.    Insentif Mandor dan penebang Rp.100,-/kw
5.    Jasa Tebangan Rp.350,-/kwt
6.    Jasa Angkutan Rp.400,-/kwt
7.    Modal pinjaman +- Rp.460.000.000,- beban bunga 18%/tahun

Dari asumsi diatas maka akan kita sajikan contoh perhitungan SHU yang direncanakan Unit TR Kemitraan sebagai berikut :

Rencana Pendapatan :
·      Jasa tebangan                 207.000 kw x Rp 350,-                                   Rp.   72.450.000,-
·      Jasa Angkutan               207.000 kw x Rp 400,-                                   Rp.   82.800.000,-
·      Administrasi                  207.000 kw x Rp 125,-                                   Rp.   25.875.000,-
·      Pendapatan Bunga        Rp 460.000.000,- x 24%                                 Rp. 110.400.000,-
·      Pendapatan Kotor                                                                               Rp. 293.525.000,-

Rencana Biaya – biaya :
·      Biaya Administrasi                    207.000 kw x Rp 100,-                       Rp.  20.700.000,-
·      Biaya kelancaran/taktis              207.000 kw x Rp 150,-                       Rp.  31.050.000,-
·      Insentif mandor, penebang,dll. 207.000 kw x Rp 100,-                       Rp.  20.700.000,-
·      Beban bunga pinjaman              Rp 460.000.000,- x 18%                     Rp.  82.800.000,-
·      Biaya Operasional                     207.000 kw x 100                               Rp  20.700.000,-
·      Jumlah Biaya – biaya                                                                          Rp 175.950.000,-

Jadi perkiraan rencana SHU unit TR Kemitraan setiap tahunnya:        Rp 117.575.000,-

PERMODALAN

PERMODALAN
Sumber Permodalan
a.    Modal Sendiri
b.    Modal Luar

1.    Tujuan
Menjaga kestabilan perputaran modal
2.    Sasaran Pencapaian
Memanfaatkan modal sendiri dan modal dari luar seoptimal mungkin
3.    Program Kegiatan
a.    Pengaturan dan pengalokasian modal yang lebih cermat sesuai dengan skala prioritas usaha.
b.    Memanfaatkan dan mengelola kredit  dengan ketentuan yang ada.
c.    Menghimpun simpanan wajib,dan suka rela dari anggota.
d.   Menghimpun cadangan koperasi.
e.    Meningkatkan SHU KUD.

f.     Mengajukan proposal usaha dan RDKK  pada piha kreditor/investor.

SUB BIDANG

SUB BIDANG KUD BULUSAE
KELEMBAGAAN

A.  Keanggotaan
1.    Tujuan
a.    Meningkatkan kualitas anggota di bidang perkoperasian.
b.    Meningkatkan kesejahteraan anggota.
2.    Sasaran Pencapaian
a.    Setiap anggota mampu memahami serta tunduk dan taat pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KUD.
b.    Setiap anggota sadar dan mengerti akan hak dan kewajibannya.
3.    Program Kegiatan
a.    Menertibkan buku anggota, buku usaha anggota yang menjadi anggota tetap.
b.    Mempertimbangkan anggota tak aktif dalam 2 tahun berturut-turut dikeluarkan dari keanggotaan.
c.    Bersama instansi terkait mengadakan pelatihan dalam rangka mempersiapkan kader-kader koperasi.
d.   Meningkatkan pelayanan di bidang unit usaha.

B.  Kepengurusan
1.    Tujuan
a.    Meningkatkan kualitas pengurus sesuai dengan jabatannya (Job Description).
b.    Meningkatkan kesejahteraan pengurus.
2.    Sasaran Pencapaian
a.    Pengurus mampu menjalankan tugas sesuai jabatannya dengan penuh tanggung jawab.
b.    Dalam menentukan kebijakan harus melalui rapat pleno sehingga dalam pencapaian program bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan azas perkoperasian.
3.    Program Kegiatan
a.    Mengadakan rapat pengurus pleno tiap bulan.
b.    Mengevaluasi pelaksanaan RK & RAPB per triwulan.
c.    Mengadakan pemeriksaan secara insidentil dan berkala.
d.   Mengundang KJA Soca Boskara untuk mengaudit Laporan Keuangan/Neraca KUD.
e.    Melaksanakan RAB dan RAT tepat waktu.
f.     Membagikan hak pengurus bila kewajibannya telah dilaksanakan.

C.  Kepengawasan
1.    Tujuan
a.    Meningkatkan kualitas kinerja pengawas dengan sistem pengendalian Interen (Internal Control).
b.    Meningkatkan kesejahteraan pengawas.
2.    Sasaran Pencapaian
Penyalahgunaan wewenang di tingkat pengurus maupun karyawan dapat terkendali.
3.    Program Kegiatan
a.    Bersama pengurus mengadakan Kas Opname pada masing-masing unit usaha setiap bulan.
b.    Mengikuti rapat pleno pengurus dan rapat karyawan setiap bulan.
c.    Membuat laporan hasil pemeriksaan per triwulan.
d.   Mengevaluasi hasil kerja pengurus sesuai RK dan RAPB per triwulan.


D.  Manajer Karyawan
1.    Tujuan
a.    Meningkatkan kualitas manager dan karyawan dalam bidang usaha.
b.    Meningkatkan kesejahteraan manager dan karyawan.
2.    Sasaran Pencapaian
Manager dan karyawan dapat bekerja secara profesional.
3.    Program Kegiatan
a.    Menandatangani kontrak kerja dengan pengurus.
b.    Manager mengevaluasi dan melaporkan kegiatan usaha secara tertulis tiap bulan dihadapan pengurus pleno.
c.    Karyawan dapat melaporkan hasil usahanya tiap minggu pada manager.
d.   Memberikan pembinaan secar langsung tentang tugas yang ditangani.
e.    Mengikutkan dalam latihan dan pendidikan.
f.     Mengupayakan usaha baru yang menguntungkan.
g.    Memberikan haknya apabila kewajibannya telah dilaksanakan.

E.   Administrasi Organisasi
1.    Tujuan
a.    Tertib administrasi oraganisasi dan usaha
b.    Rehabilitasi kantor
2.    Sasaran Pencapaian
a.    Dapat melaksanakan administrasi yang benar sesuai petunjuk
b.    Kenyamanan dan keamanan kerja terjamin
3.    Program Kegiatan
a.    Mengerjakan 7 buku pokok dan 9 buku penunjang.
b.    Menertibkan kontrak kerja Pengurus dengan Manager dan Karyawan dengan Manager.
c.    Membuat data statistik perkembangan organisasi dan usaha.
d.   Revisi peta wilayah kerja.

e.    Pembuatan pagar dinding keliling kantor.

ORGANISASI DAN MANAJEMEN



STRUKTUR ORGANISASI

MANAJEMEN KUD ”BULUSAE”


PERMODALAN DAN KEUANGAN

PERMODALAN DAN KEUANGAN

1.    Struktur Permodalan
Ada dua sumbermodal yang menjadi penopang utama kekuatan modal KUD Bulusae, yaitu:
1.    Modal sendiri, terdiri dari simpanan pokok, simpanan wajib, SHU dan cadangan
2.    Modal luar, terdiri dari modal pinjaman dari lembaga-lembaga Kreditor/ Perbankan baik pemerintah maupun swasta dan perorangan.

2.    Keuangan
Laporan keuangan KUD Bulusae disusun dalam bentuk neraca beserta penjelasannya, yang diaudit secara internal oleh pengawas dan external audit oleh akuntan publik setiap tahunnya. Ketika laporan keuangan dinyatakan lulus dan layak maka KUD berhak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk dipertanggungjawabkan.

3.    Pembukuan Akutansi
Sistem pembukuan/akutansi yang dipakai yaitu akutansi Koperasi sesuai dengan pedoman Akutansi Koperasi Unit Desa yang diterbitkan oleh  Dinas Koperasi Direktorat Jendral Bina Lembaga Koperasi, yang terdiri dari:
a.    Sub Buku Koperasi                    
b.    Jurnal Pembelian
c.    Jurnal penjualan
d.   Jurnal Penerimaan Kas
e.    Jurnal Penerimaan Bank
f.     Buku Jurnal Penerimaan Kas                 
g.    Rekap Jurnal
h.    Perhitungan laba/rugi.
i.      Jurnal Memorial.                              

j.      Neraca

KETATALAKSANAAN

KETATALAKSANAAN

Administrasi Organisasi
Di bidang kelembagaan administrasi organisasi yang diunakan sesuai petunjuk Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan Kabupaten Lumajang memakai 16 buku organisasi sebagai berikut:

Tujuh Buku Pokok :
No
Buku Pokok
Ada/tidak
Dikerjakan/tidak
1
Daftar Anggota
Ada
Dikerjakan
2
Daftar Pengurus
Ada
Dikerjakan
3
Daftar Pengawas
Ada
Dikerjakan
4
Daftar Manager
Ada
Dikerjakan
5
Daftar Simpanan Anggota
Ada
Dikerjakan
6
Notulen dan keputusan pengurus
Ada
Dikerjakan
7
Notulen dan keputusan pengawas
Ada
Dikerjakan
 
Sembilan Buku Penunjang :
No.
Buku Penunjang
Ada/tidak
Dikerjakan/tidak
1
Buku Tamu
Ada
Dikerjakan
2
Buku Catatan Anggota
Ada
Dikerjakan
3
Buku Catatan Kejadian penting
Ada
Dikerjakan
4
Buku Notulen Rapat Pengawas
Ada
Dikerjakan
5
Buku Anjuran Pejabat Koperasi
Ada
Dikerjakan
6
Buku Anjuran Instansi lain
Ada
Dikerjakan
7
Buku Agenda dan Ekspedisi
Ada
Dikerjakan
8
Buku Inventaris
Ada
Dikerjakan
9
Buku Catatan Seruan Pengawas
Ada
Dikerjakan